Jumat, 02 November 2012

Sudah Siapkah Saya Mempunyai Seorang 'Karyawan'??

Selama 1,5 tahun pertama saya menekuni usaha flanel ini, saya mengerjakan semua order sendiri, tanpa asisten. Atau kalau sedang betul-betul kepepet terpaksa minta bantuan suami, hehee.. Alhasil, suamipun kini terampil membuat beberapa kreasi topping seperti stroberi, jeruk kupas, ceri, mini bakpao, dan masih lumayan banyak lagi ;).

Tapi semenjak beberapa bulan melahirkan, waktu untuk menjahit menjadi sangat terbatas. Orderan pun terbengkalai. Mulailah terpikir untuk merekrut seorang asisten jahit, tapi masih bingung gimana gajinya ya?Sementara orderan tidak menentu datangnya, kadang rame kadang sepi, otomatis gak mungkin saya menjanjikan yang muluk-muluk dengan ngasih gaji tetap/bulanan. Tanya sana-sini, akhirnya kita putuskan untuk menggaji secara borongan. Waktu itu gaji masih sangat murah, untuk produk yang sangat sederhana masih dihargai Rp 100,00/pc.

Perekrutan asisten borongan pun tidak semudah yang kita bayangkan, mengingat lingkungan tempat tinggal kita pada saat itu di lingkup menengah keatas. Mengandalkan tetangga tidak mungkin, selain banyak yang sudah bekerja mapan di kantor, kalau ada yg full jadi ibu rumah tangga dirumah pun rasa-rasanya kok mana mau ya kerja borongan dengan gaji yang ga seberapa, sementara suami sudah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Sebenarnya ibu-ibu yang tinggal di perkampungan banyak yang berminat untuk bekerja borongan, tapi saya yang kurang sreg karena tempat tinggalnya yang jauh susah bagi saya untuk mengontrol pekerjaannya jika pekerjaan dibawa pulang. Setelah mencari selama beberapa minggu dan tampaknya belum ada yang sreg juga, akhirnya saya dan suami menyerah. Sudahlah, mungkin memang belum waktunya punya asisten, dikerjain semampunya aja.

Hingga suatu hari, cleaning service di perusahaan suami datang bersama istrinya, 'curhat' kalau sudah sebulan dirumahkan oleh yayasan tempat dia bekerja, dan sampai sekarang menganggur sementara istrinya sedang mengandung. Mereka datang bermaksud untuk meminta pekerjaan untuk istrinya, mau bantu-bantu jahit katanya. Kita dengan senang hati menerima dengan catatan kita tidak bisa memberi banyak karenaa orderan juga kan tidak tentu datangnya.

Awal-awal sih rajin datang setiap hari (jam fleksibel, seberesnya ngurusin rumah aja), tapi lama-kelamaan mulai jarang datang. Padahal ada beberapa order yang sudah harus kirim. Kebayang kan gimana repotnya? Sampai dia ngasih kabar kalau dia 'berhenti' via sms. Hmm.. agak gimana juga gitu ya, masalahnya dulu pas dia minta pekerjaan datang kerumah, eh udahannya begini.. yasudlah...

Nah, habis itu mulai mikir-mikir lagi deh kalau mau ngrekrut orang jadi asisten. :(


Akhir Februari 2012, Alhamdulillah saya dan suami pindah dan menempati rumah kami sendiri (sebelumnya ngontrak :)). Disinilah mungkin Alloh lebih membuka jalan usaha kami ya.. Komplek perumahan sederhana tipe kecil, kelasnya sih menengah ke bawah lah ya kurag lebih. Banyak ibu rumah tangga, ngeriung sambil momong anak. Sungguh tempat yang cocok untuk mencari asisten, pikir saya dan suami. Dan Alhamdulillah ternyata benar, 1, 2, 3, 4 orang mau belajar menjahit bersama saya. Tapi kali ini dengan standar upah borongan yang lebih, minimal IDR 200,-/pc untuk kreasi yang paling sederhana seperti bakpao mini. Memulai kembali dari nol.

Momen yang tepat karena menjelang lebaran biasanya order toples lucu flanel sangatlah rame. Sehingga 3 bulan sebelum lebaran kami mulai open PO toples flanel lebaran, dan Alhamdulillah full hingga detik terakhir.
Bahkan kami sampai mempekerjakan 12 asisten borongan dengan 1 Leader.

Tapi bukan usaha namanya kalau tidak ada masalah, semakin banyak orang, semakin rawan konflik. Mulai dari iri-irian, cemburu yang satu dikasih kerjaan yang ini, yang lain kok yang itu, sampai ke milih-milih kerjaan yang 'duitnya gede'. Lumayan bikin pusing kepala ya.. hehehee.. Sampai pada setor tidak tepat waktu hingga target tidak tercapai. Pusiiiiiiiinggg...!!!
Jadilah uang para customer yang sudah masuk dipulang-pulangin, padahal sebagian besar sudah terpakai untuk beli bahan. Rugi? Entahlah.. jujur gak terlalu berani ngitung.. :(

Mungkin itulah PR kami sampai saat ini, harus banyak belajar tentang manajemen SDM, apalagi ibu-ibu yag terkenal gampang sekali makai perasaan dalam hal apapun, gak enak-gak enakan, termasuk saya :(
Tapi ada juga tipe karyawan yang setia, karyawan yang bisa diandalin dalam kondisi kepepet, karyawan yang 'pengertian', yang gajinya mau ditunda karena ada sesuatu hal yang mendesak (seperti kemarin ketika putri saya, Najwa, dirawat di RS). Karyawan seperti ini yang saya benar-benar pertahankan, dan sudah tentu treatment nya beda pula :).

Sementara karyawan yang banyak mau, banyak nuntut, pilahi-pilih kerjaan, bawa angin yang kurang bagus buat suasana produksi (provokatif), meskipun kinerjanya bagus,, saya istirahatkan.

Yah itu sedikit sharing dan uneg-uneg tentang karyawan. Mungkin ada yang bisa berbagi pengalaman juga? Silahkan share ya.. mudah-mudahan bermanfaat :)





Kamis, 01 November 2012

Liputan Tabloid Kontan : Jangan Pernah Merasa Tua Untuk Belajar

Untuk pertama kalinya Maharani Craft mendapatka kesempatan interview by phone oleh Tabloid Kontan, Edisi Kartini : Wirausaha Kaum Hawa, April 2011.

Alhamdulillah, :)



Tutorial : Mini Bakpao ala Maharani Craft

Sahabat Maharani, untuk pertama kalinya Maharani Craft mencoba untuk bikin tutorial kreasi flanel secara online. Sebenarnya sudah lama ingin berbagi  ilmu via tutorial seperti ini, tapi apa daya waktu yang sangat terbatas. Insya Allah kedepannya akan banyak tutorial yang dibuat supaya blog ini bisa bermanfaat bagi pembacanya :). Saya pribadi belajar kerajinan flanel secara autodidak, browsing dari internet, dan tampaknya memang saya harus mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada mereka yang dengan senang hati share step by step cara membuat berbagai kreasi flanel, baik itu crafter lokal maupun dari luar negri, sungguh sangat bermanfaat!!! :D


Untuk permulaan kita bikin kreasi yang sederhana dan gampang-gampang aja ya, bakpao mini. Kreasi bakpao mini ini sering dipakai pada karya-karya Maharani seperti toples flanel lucu dan kotak tisu flanel.

Pola lingkaran, gunting, jarum, benang

dakron

jelujur keliling lingkaran


tarik jelujur hingga membentuk kerutan


masukkan dakron sampai penuh


serut, matikan jahitan


buat bentuk silang


jadi deh mini bakpaonya :)


Mudah kan? Cocok buat pemula yang pengen belajar, selamat mencoba  :)

Pelatihan Membuat Kerajinan Flanel ~ Part 1

Mulanya tidak terlintas sama sekali pikiran untuk memberikan pelatihan flanel, mengingat ilmu yang masih seuprit. Malu plus minder sama yang udah senior-senior, tar disangkain kepedean n kepinteran lagi :D.
Kebetulan suami gabung di komunitas TDA Bekasi, banyak anggota yang setelah melihat produk maharani pengen belajar buat bikin. Akhirnya tercetuslah ide untuk bikin pelatihan flanel dari suami dan Pak Ato.
Yakin gak yakin, pede gak pede akhirnya dengan mengumpulkan segala keberanian jadilah pelatihan flanel yang pertama di Cikarang.



Pelatihan Flanel Bersama Anggota TDA Bekasi

Inget banget waktu itu lagi hamil muda anak pertama, dan memang sudah beberapa waktu libur menjahit karena mual sekali kalau liat kain flanel. Alhasil setelah pulang dari pelatihan, pusingnya minta ampun, heheee.. untuk beberapa waktu bawaannya males untuk menjahit, apalagi ngasih pelatihan :p.

Semenjak pelatihan yang pertama, banyak permintaan kursus flanel berdatangan, tapi sekali lagi berhubung mood 'perflanelan' ibu hamil sedang sangat-sangat buruk, jadi banyak yang tidak disanggupi.



Menginjak trimester ketiga kehamilan, mood menjahit mulai membaik. Sudah bisa menerima order lagi, dan mulai mempertimbangkan pelatihan lagi. Tadinya rasa gak pede masih ada, tapi melihat banyaknya permintaan dan ingat kata-kata bijak bahwa 'berbagi tidak harus menunggu memiliki yang banyak dulu, berbagilah yang sedikit yang kaupunya, jika itu memang membawa manfaat tentu lebih baik' :)










Dan berlanjut pada pelatihan-pelatihan berikutnya. Tidak selamanya 'guru' lebih pandai daripada 'murid' ternyata memang benar adanya. Terkadang saya justru mendapatkan ilmu dari peserta kursus, biasanya justru tentang hal-hal yang dianggap sepele, semisal menyimpul-mati benang yang saya takjub ternyata bisa dilakukan secepat itu :).

Rasanya cukup segini dulu sharing tentang pelatihannya, udah ngeblank, maklum udah lama gak nulis hehehee :D

Rabu, 31 Oktober 2012

Liputan program JELITA Indosiar Tayang 11 Agustus 2012


We are TRUSTED SELLER!!! -- Part 1

Maharani Craft adalah pedagang online yang amanah Insya Allah. Telah banyak customer dari berbagai wilayah di Indonesia, Medan, Lubuklinggau, Prabumulih Sumsel, Bandar Lampung, Sidomulyo Lampung, Palembang, Riau, Padang, PangkalanBun, Pontianak, Samarinda, Manado, Palopo, Jabodetabek, Karawang, Badung, Semarang, Surabaya, Solo, Tulungagung, Jember dll. Kepuasan customer adalah tujuan kami :)

Bukti Resi JNE

Pengiriman barang menggunakan jasa JNE baik Reg maupun OKE, sesuai permintaan customer.  Berikut beberapa testimoni customer via fb dan sedikit dari bbm (karena waktu itu belum punya bb hehee.. jadi yang via sms tidak terabadikan :))























Toples Flanel Edisi Natal

Haiii Sahabat Maharani, Natal sudah dekat.. bagi sahabat maharani yang merayakannya, produk Maharani Craft yang satu ini pasti jadi barang yang harus musti kudu dipunyai sahabat semua.

\
Toples Flanel Edisi Natal


Selain berfungsi sebagai wadah kue, toples-toples imut ini cocok juga untuk dijadikan pajangan di hari spesialmu, makin melengkapi kemeriahan natal keluarga sahabat semua.

Tissue Box

Nah ini kotak tisunya. Jadi antara toples dan kotak tisu matching kan.. :)

Harga 1paket toples : IDR 100.000
Harga 1pc Tissue Box ; IDR 50.000

Harga 1 set toples (isi 4)+1 tisu box= IDR 145.000

Berminat inbox fb Maharani/ BBM : 29205888/ sms only 085645081818

Berhubung produk ini handmade waiting list yaa... antrian berdasarkan tanggal transfer... :)